Minggu, 23 Oktober 2016

Activity Diagram Blood Bank Management System

Pada materi sebelumnya, telah dibahas mengenai UML Blood Bank Management System dan Source Code Blood Bank Management System. Pada materi berikut ini, akan dibahas mengenai Activity Diagram Blood Bank Management System.

Activity Diagram

Activity Diagram adalah diagram yang menggambarkan aliran kerja (workflow) atau urutan aktivitas yang dilakukan dalam sebuah sistem atau proses bisnis. Diagram ini merupakan versi UML untuk sebuah flowchart dan digunakan untuk menganalisa suatu proses. Activity Diagram menggambarkan aktivitas yang dilakukan oleh sistem dan bukan menggambarkan apa yang dilakukan oleh aktor. Jadi, Activity Diagram menjelaskan aktivitas apa saja yang dapat dilakukan oleh suatu sistem.
Berikut ini merupakan Activity Diagram dari Blood Bank Management System
Gb1. Activity Diagram Blood Bank Management System
Referensi :
  1. http://fatimahumi.blogspot.co.id/2014/03/uml-activity-diagram.html
  2. http://dewadirga.blogspot.co.id/2011/09/tentang-activity-diagram.html
  3. http://www.slideshare.net/HDarji/blood-bank-management-system-including-uml-diagrams
Share:
Read More

Minggu, 16 Oktober 2016

Blood Bank Management System

Use Case Diagram pada Sistem Manajemen Bank Darah (Blood Bank Management System) :

gb1. Use Case Diagram Blood Bank Management System


Proses yang terjadi pada sistem ini adalah sebagai berikut
1. Pendonor (Donor) akan mendonasikan darahnya ke Bank Darah (Blood Bank Management)
Pertama, pendonor yang telah memutuskan untuk mendonasikan darahnya akan melakukan registrasi di acara Donation Camp yang diadakan oleh Bank Darah. Darah pendonor tersebut akan dicheck oleh petugas. Apabila darah pendonor tersebut dinyatakan pantas dan memenuhi persyaratan, maka darah tersebut akan diambil dan ditest. Setelah dilakukan penge-test-an, apabila darah pendonor tersebut bersih, maka darah akan dikirim ke Bank Darah untuk diverifikasi dan disimpan. Namun apabila darah tersebut dinyatakan tidak bersih, maka darah akan dibuang. Darah-darah yang disimpan di Bank Darah akan dijual ke pasien-pasien yang membutuhkan darah.
2. Pasien (Patient) akan memesan dan membeli darah ke Bank Darah (Blood Bank Management)
Pasien akan memesan darah yang dibutuhkan ke Bank Darah. Darah yang telah diverifikasi oleh Bank Darah akan dikirimkan ke pasien yang telah memesan darah tersebut.

Proses-proses tersebut juga dapat digambarkan dalam bentuk Class Diagram, State Diagram, Activity Diagram, dan Sequence Diagram sebagai berikut :

CRC

gb2. CRC


Class Diagram

gb3. Class Diagram


Check Realization

gb4. Check Realization

Sequence Diagram

gb5. Sequence Diagram

Source Code

Berikut ini merupakan Source Code dari Blood Bank Management System Project dalam bahasa pemrograman PHP yang menggunakan framework Laravel 4 dan Bootstrap. Blood Bank Management System ini dibuat dalam bentuk Web Project yang berbasis Object-Oriented Programming (OOP), sehingga diharapkan mampu untuk menghubungkan antara pendonor dengan pasien yang membutuhkan darah secara cepat dan mudah. Source Code lengkap Blood Bank Management System Project ini dapat di download di link berikut.

Berikut ini merupakan Halaman Awal Web Project Blood Bank Management System
gb6. Halaman awal web
Pihak Blood Bank dapat menambahkan data pendonor ke dalam database
gb7. Halaman add donor

Pihak Blood Bank dapat menambahkan data pasien ke dalam database
gb8. Halaman add patient
Pihak Blood Bank dapat menampilkan list dan data pendonor
gb9. Halaman search donor

Pihak Blood Bank dapat menampilkan list dan data pasien
gb10. Halaman search patient
Source Code lengkap dapat di download di link berikut : https://github.com/rajabishek/lifesavers

Share:
Read More

Sabtu, 15 Oktober 2016

SISTEM INFORMASI PEMESANAN TIKET ONLINE DI BIOSKOP BRAGA 21

VISI

Menjadi yang nomor satu di dunia hiburan

MISI


Standard pelayanan yang berkualitas.
Menampilkan film – film yang bermutu.

STRUKTUR ORGANISASI


Gbr1. Struktur organisasi

SOP

Prosedur penjualan tiket yang sedang berjalan di bioskop 21 Braga adalah sebagai berikut :
  • Pembeli mengantri terlebih dahulu.
  • Pembeli memesan tiket kepada bagian penjualan yang sebelumnya pembeli mengantri terlebih dahulu.
  • Bagian penjualan mengecek tiket tempat duduk.
  • Dan jika sudah terisi maka bagian penjualan memberitahukan bahwa tiket sudah terisi atau dipesan.
  • Sedangkan jika belum terisi maka bagian penjualan langsung mencetak tiket.
  • Proses mencetak tiket bioskop menghasilkan dua dokumen berupa tiket bioskop, yang satu akan langsung diberikan kepada pemesan dan satu lagi digunakan untuk membuat faktur laporan penjualan.
  • Setelah faktur laporan penjualan dibuat lalu laporan penjualannya langsung di berikan kepada pimpinan.

Gbr2. Flowmap

DIAGRAM KONTEKS

Gbr3. Diagram konteks

DFD

Gbr4. DFD


Share:
Read More

Minggu, 02 Oktober 2016

SWOT Gramedia Bookstore

Strengths

Kekuatan Gramedia Bookstore yaitu kelengkapan produk yang tersedia, dengan menyediakan produk yang beragam dan berkualitas. Lokasi outlet Gramedia Bookstore yang tersebar di berbagai kota di seluruh Indonesia juga merupakan kekuatan yang membuat Gramedia Bookstore dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, informasi mengenai buku yang ada di Gramedia Bookstore juga mudah diperoleh karena adanya website resmi Gramedia Bookstore yang mengelola informasi tersebut.

Weaknesses

Salah satu kelemahan Gramedia Bookstore adalah harga produk yang tersedia dapat dijangkau oleh konsumen kelas menengah, namun terdapat beberapa produk yang harganya relatif lebih mahal, seperti alat tulis dan produk multimedia. Gramedia Bookstore menawarkan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga yang ditawarkan oleh toko-toko elektronik lainnya. 

Opportunities

Buku merupakan kebutuhan bagi semua orang, tidak terbatas usia sehingga dapat dikatakan permintaan terhadap buku tidak pernah menurun bahkan cenderung bertambah. Hal tersebut dapat menjadi peluang bagi Gramedia Bookstore untuk terus memperluas dan memperkaya usahanya.

Threats

Salah satu ancaman bagi Gramedia Bookstore adalah semakin banyaknya toko buku yang ada yang memberikan harga lebih murah dan sering memberikan diskon bagi pelanggannya. Selain itu penjualan buku melalui media internet kini juga telah marak di masyarakat. Meskipun Gramedia Bookstore juga memiliki situs online, namun keberadaan situs penjualan buku online lainnya juga dapat menjadi ancaman bagi Gramedia Bookstore, seperti contohnya Amazon, Ebay, Kaskus, dll. Dalam hal ini Gramedia Bookstore harus memiliki cara tertentu agar konsumen lebih memilih untuk berbelanja di situs online Gramedia daripada situs lainnya, misalnya seperti prosedur pembelian dan pembayaran yang mudah. Situs penjualan buku online yang telah disebutkan di atas tidak hanya menjual buku namun e-book, sedangkan untuk saat ini Gramedia Bookstore belum menyediakan produk berupa e-book. Kondisi tersebut menjadi ancaman bagi Gramedia Bookstore.


Share:
Read More

CRC dan Class Diagram Library Management System

Use Case Diagram

gbr 1. Use Case Diagram Library Management System

CRC ( Class Responsibilities Collaborator )

CRC adalah kumpulan kartu indeks standar yang telah dibagi menjadi tiga bagian (class,responsibilities, collaborator). Class merupakan koleksi benda-benda yang samaresponsibilities adalah sesuatu yang diketahui class atau tidak, dan collaborator yang berinteraksi  untuk mengisi dari responsibilities.
gbr 2. CRC Library Management System


Class Diagram

Class diagram adalah diagram yang menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem. kelas memiliki 3 bagian utama yaitu attribute, operation, dan name. kelas-kelas yang ada pada struktur sistem harus dapat melakukan fungsi-fungsi sesuai dengan kebutuhan sistem.
gbr 3. Class Diagram Library Management System

Check Realization

gbr 4. Check Realization Library Management System


Referensi :
Share:
Read More

Minggu, 25 September 2016

Analisis Perancangan Sistem Informasi Toko Buku

Sistem Informasi Toko Buku

TPS ( Transaction Processing Systems)

TPS adalah sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi. TPS berfungsi pada level organisasi yang memungkinkan organisasi bisa berinteraksi dengan lingkungan eksternal. Data yang dihasilkan oleh TPS dapat dilihat atau digunakanoleh manajer. Sistem ini bekerja pada level operasional. Input pada level ini adalah transaksi dan kejadian. Proses dalam sistem ini meliputi pengurutan data, melihat data, memperbaharui data. Sedangkan outputnya adalah laporan yang detail, daftar lengkap dan ringkasan.

Pada studi kasus toko buku, yang merupakan TPS adalah kasir dan pembeli. Terlaksananya proses transaksi pembelian buku dan pembayaran oleh pembeli dan petugas kasir.

MIS ( Management Information Systems )

MIS mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari TPS, termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. MIS menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, dan juga dapat membantu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).

Pada studi kasus toko buku, yang merupakan MIS adalah pengaturan stok buku yang terdapat dalam toko buku oleh supervisor

DSS ( Decision Support System )

DSS hampir sama dengan MIS karena menggunakan basis data sebagai sumber data. DSS bermula dari MIS karena menekankan pada fungsi mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan.

Jenis-jenis DSS menurut tingkat kerumitan dan tingkat dukungan pemecahan masalahnya adalah sebagai berikut:
  • Mengambil elemen-elemen informasi.
  • Menganalisis seluruh file.
  • Menyiapkan laporan dari berbagai file.
  • Memperkirakan dari akibat keputusan.
  • Mengusulkan keputusan.
  • Membuat keputusan.
Pada studi kasus toko buku, yang merupakan DSS yaitu manager toko tersebut yang memberikan promo kepada pembeli. 

EIS ( Executive Information System )

EIS adalah sistem terkomputerisasi yang menyediakan akses bagi eksekutif secara mudah ke informasi internal dan eksternal yang relevan dengan critical success faktor (faktor penentu keberhasilan)

Pada studi kasus toko buku, yang merupakan EIS yaitu adanya pembukaan cabang toko buku yang baru.
Share:
Read More

Use Case Diagram Library Management System

Studi kasus Sistem Manajemen Perpustakaan adalah perangkat lunak manajemen perpustakaan yang ditujukan untuk memonitor dan mengontrol transaksi yang terjadi di perpustakaan. Studi kasus ini memberikan kita informasi lengkap mengenai perpustakaan dan transaksi keseharian yang terjadi di perpustakaan.


  • Class Diagram


gbr 1. Class diagram library management system
Terdapat 5 kelas yaitu Library, BooksDatabase, Vendor, User dan Librarian 

  • Use Case Diagram

gbr 2. Use case diagram library management system
Librarian 
•Issue a book
•Update and maintain records
•Request the vendor for a book
•Track complaints

User
•Register
•Login
•Search a book
•Request for isse
•View history
•Request to the Librarian
•Unregister

Books Database
•Update records
•Show books status

Vendors
•Provide books to the library
•Payment acknowledgement

  • Sequence Diagram

gbr 3. Sequence diagram untuk mencari buku dan mengisukan buku terserbut dari user ke pustakawan

  • Activity Diagram

Aktivitasnya yaitu:

User Login dan Autentifikasi
Operasi pencarian buku bagi pembaca

Mengakui dan mengisukan buku ke user oleh pustakawan
Menyediakan buku-buku yang diminta oleh pustakawan dari vendor
Pembayaran tagihan dari pustakawan ke vendor
Pembaharuan status buku dalam database buku


gbr 4. Activity diagram library management system

  • State Chart Diagram

gbr 5. State chart diagram library management system
  • Deployment Diagram

gbr 6. Deployment diagram library management system

Sumber referensi : http://www.indiastudychannel.com/resources/150271-UML-Diagrams-case-studies-Library.aspx


Share:
Read More